Spurs vs Man City 2-2: Drama di Tottenham. Tottenham Hotspur dan Manchester City saling berbagi poin dalam laga dramatis 2-2 di Tottenham Hotspur Stadium pada 2 Februari 2026 malam WIB, pekan ke-24 Premier League 2025/26. Pertandingan yang berlangsung sangat terbuka ini menyajikan empat gol, dua penalti, dan momen penyelamatan krusial di injury time. Spurs sempat memimpin dua kali melalui Son Heung-min dan Dejan Kulusevski, namun City selalu mampu menyamakan kedudukan lewat Erling Haaland dan gol telat Kevin De Bruyne. Hasil ini membuat Spurs tetap di peringkat 4 dengan 45 poin, sementara City tertahan di posisi 2 dengan 52 poin, masih tertinggal 5 poin dari pemuncak klasemen Liverpool. MAKNA LAGU
Jalannya Pertandingan yang Penuh Gol: Spurs vs Man City 2-2: Drama di Tottenham
Babak pertama berlangsung sengit. Spurs membuka keunggulan lebih dulu melalui Son Heung-min di menit ke-14 setelah memanfaatkan umpan matang Pedro Porro. City membalas cepat melalui penalti Erling Haaland di menit ke-28 setelah Son melakukan handball di kotak penalti. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum meski kedua tim menciptakan beberapa peluang bagus.
Babak kedua menjadi panggung comeback Spurs. Dejan Kulusevski mencetak gol indah di menit ke-58 dengan tendangan voli dari luar kotak penalti setelah menerima umpan cut-back dari Brennan Johnson. City terus menekan dan akhirnya menyamakan kedudukan melalui Kevin De Bruyne di menit ke-90+3 dengan tembakan keras dari luar kotak penalti yang tak mampu dihalau Guglielmo Vicario. Skor akhir 2-2 setelah pertandingan yang penuh intensitas dan drama hingga peluit akhir.
Performa Pemain Kunci dan Statistik: Spurs vs Man City 2-2: Drama di Tottenham
Son Heung-min tampil sebagai pemain terbaik laga dengan 1 gol dan 1 assist, serta beberapa peluang berbahaya lainnya. Kevin De Bruyne menjadi penyelamat City dengan gol penyeimbang di injury time dan visi passing yang tajam. Erling Haaland tetap menjadi ancaman konstan meski hanya mencetak 1 gol dari penalti.
Statistik pertandingan menunjukkan City unggul penguasaan bola 58%–42%, tembakan 19–14 (7 on target berbanding 6), serta tendangan sudut 8–5. Namun Spurs lebih efektif di konversi peluang, terutama di babak kedua. Wasit Michael Oliver memimpin laga dengan baik tanpa kartu merah, meski ada dua penalti yang kontroversial (handball Son dan pelanggaran terhadap Haaland).
Dampak bagi Klasemen dan Prospek
Hasil imbang ini membuat Spurs tetap berada di zona Liga Champions dengan 45 poin dari 24 laga, hanya terpaut 3 poin dari City di posisi 2. Kemenangan ini juga mengakhiri tren buruk Spurs di kandang melawan tim big-six musim ini. Pelatih Spurs Ange Postecoglou memuji mental tim: “Kami tidak menyerah meski tertinggal. Ini poin berharga di laga sulit.”
Bagi City, hasil imbang ini terasa seperti kehilangan dua poin karena mereka mendominasi penguasaan bola dan peluang. Pelatih Pep Guardiola mengakui timnya kurang klinis di depan gawang: “Kami menciptakan banyak peluang, tapi finishing harus lebih baik.” City kini harus menang di laga-laga berikutnya agar tidak semakin tertinggal dari Liverpool.
Kesimpulan
Hasil imbang 2-2 antara Tottenham dan Manchester City pada 2 Februari 2026 menjadi salah satu laga paling menghibur pekan ini. Drama penalti, gol telat, dan comeback dua kali menunjukkan kualitas kedua tim yang sama-sama mengincar zona Liga Champions. Son Heung-min dan Kevin De Bruyne menjadi bintang lapangan, sementara kedua pelatih patut diacungi jempol atas taktik dan mental tim. Liga Premier musim ini semakin ketat—dan hasil seperti ini mengingatkan bahwa tidak ada pertandingan yang sudah pasti sampai peluit akhir berbunyi. Spurs dan City sama-sama punya pekerjaan rumah besar untuk laga berikutnya. Terus dukung sepak bola Inggris!